MEDITASI

I. Definisi, Tujuan

Menurut Webster New World Dictionary meditasi didefinisikan sebagai berikut :

  1. Tindakan meditasi ; pikiran yang terus mendalam.
  2. Refleksi mendalam tentang berbagai hal sebagai tindakan keagamaan / ibadah / beragama.

 Sedangkan menurut Kathleen McDonald (Sangye Khadro) meditasi adalah suatu bentuk aktivitas kesadaran mental yang melibatkan salah satu bagian dari pikiran untuk mengamati, menganalisis, dan berhadapan  dengan bagian lain dari pikiran kita. Meditasi bisa diwujudkan alam berbagai bentuk : memusatkan perhatian pada satu objek (internal), berusaha memahami beberapa masalah pribadi, membangkitkan kasih saying bahagia bagi seluruh manusia, berdoa kepada objek yang dipuja atau berkomunikasi dengan kebijaksanaan yang ada dalam batin kita sendiri.

 Ada banyak definisi dan teknik meditasi juga tujuan kenapa sesorang tertarik untuk melakukan meditasi. Tetapi untuk medalami apa itu meditasi mungkin baik jika kita memahami apa YANG BUKAN MEDITASI :

  1. Meditasi bukanlah aktivitas badan. Meditasi bukanlah sekedar duduk dengan posisi tertentu, benafas dengan teknik tertentu dan bertujuan merasakan sensasi kenyamanan tertentu. Meditasi adalah aktivitas pikiran dan bertujuan untuk mentransformasikan pikiran dan menjadikannya lebih positif.
  2. Meditasi bukanlah sebuah pengembaraan pikiran atau melarikan diri. Sebaliknya bermeditasi adalah  sepenuhnya jujur terhadap diri sendiri. Melalui meditasi kita bisa mengenali aspek negative dalam diri kita : amarah, hawa nafsu, sombong, iri hati,  dsb dan mengubah pikiran kita untuk berpikir dan bertindak lebih realistis dan jujur.

 TUJUAN jangka panjang dalam bermeditasi adalah pencerahan. Tetapi seiring dengan seringnya melakukan meditasi kita akan memperoleh tujuan jangka pendek yang bermanfaat. Kita menjadi lebih mampu mengembangkan jati diri yang lebih positif dan realistis sehingga mengurangi rasa cemas. Kita belajar untuk mengurangi harapan yang tidak realistis dari orang-orang dan benda-benda di lingkungan kita. Dengan demikian kita mengalami hanya sedikit kekecewaan, hubungan dengan orang lain menjadi lebih baik dan hidup menjadi lebih stabil.

 II. Dua Jenis Meditasi

Menurut tradisi Tibet meditasi (gom = mengenali) dapat dikelompokkan dalam dua jenis:

  1. Meditasi Stabilisasi

Meditasi jenis ini digunakan untuk mengembangkan konsentrasi pikiran untuk mencapai ketenangan. Pikiran kita terbiasa sibuk, tidak focus dan meloncat-loncat. Meditasi stabilisasi adalah satu upaya untuk menempatkan pikiran di bawah kendali. Untuk ini kita tidak perlu mengasingkan diri ke tempat-tempat terasing, tetapi bahkan dalam rutinitas sehari-hari kita bisa berlatih meditasi ini selama 10 – 15 menit setiap hari misalnya.

2. Meditasi Analitis

Meditasi jenis ini bertujuan mengembangkan kebijaksanaan atau pemahaman yang benar atas segala sesuatu sehingga mencapai “kebijaksanaan khusus”  yang bisa memahami sifat dasar segala sesuatu. Dalam meditasi analitis kita mengenali kenyataan sebab akibat, misalnya ; kondisi kita sekarang merupakan hasil perbuatan kita di masa lampau dan merupakan sebab bagi kondisi kita yang akan datang; juga tentang kenyataan bahwa segala sesuatu tidak memiliki sifat abadi bawaan.

 Kedua jenis meditasi ini saling melengkapi dan bisa digunakan bersama dalam satu periode meditasi.

Silakan tulis komentar

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s