Contoh Profil Pribadi / Personality Profile Feature (2)

Prolog :

Berikut ini saya kutipkan sebuah contoh profil pribadi / personality profile feature yang dari segi topik mirip dengan yang pertama. Penggunaan bahasanya agak berbeda mungkin. Yang kedua ini terasa lebih “liris” dan “sastra”. Coba pelajari untuk kemudian jadikan inspirasi tugas penulisan kalian. Oh ya, kisah ini saya ambil dari buku Misalnya Anda Seorang………terjemahan dari buku Feature Writing for Newspaper karya Daniel Williamson, yang pernah diterjemahkan dan dipakai pegangan oleh wartawan Tempo.

KISAH NYONYA SULAIMAN

Hanya lampu terang dan gerakan sapu yang teratur yang memecahkan kesunyian malam, pada saat wanita tua itu menjalankan tugasnya, membersihkan gang pada jam 2 malam. Nyonya Selasih Sulaiman, 69 tahun, sudah sekitar setahun menyapu gang di Jalan Kurcaci, hampir setiap malam.

“Saya melakukan hal ini sejak suami saya meninggal, setahun yang lalu, “ Nyonya Sulaiman menjelaskan dengan senyum ramahnya. “Saya tidak ada pekerjaan lain. Semua tetangga saya sibuk bekerja, maka inilah bagian kecil saya.”

Keheningan tugas malam itu hanya terganggu oleh patroli rutin polisi. Petugas patroli Aritonang dan Sujiwo mendatangi gang itu pada saat Nyoya Sulaiman ada di luar. “Ia wanita yang baik, maka bila tak ada tugas lain, kami senang mendatangi daerah ini,” kata Aritonang. “Kedua anak ini berpatroli tiap malam untuk melihat apakah wanita tua gila ini aman,” kata Nyonya Sulaiman gembira. Meskipun ia menyebut dirinya “wanita tua gila”, Nyonya Sulaiman menunjukkan filsafat seorang realis.Mengakui bahwa gang itu tidak selalu kotor, ia menjelaskan, ”Wanita tua seperti saya ini perlu beramal. Karena suami saya sudah meninggal dan anak cucu sudah dewasa, saya harus melakukan sesuatu.”

Mula-mula ia enggan berbicara mengenai tugas malamnya membersihkan sampah di gang. Tetangganya tidak tahu perkerjaan itu. “Saya tidak ingin tetangga melihat saya dan mengira saya akan berusaha menjadi orang yang baik hati. Gang ini kotor dan petugas balai kota tidak membersihkannya,” katanya. “Saya tidak ingin ini dimuat di koran. Mengapa engkau risaukan saya keluar jam dua malam?”

Hanya dengan imbuan bahwa ada kebanggaan masyarakat, ia mau bercerita dan berharap bahwa warga kota lainnya akan mengikuti jejaknya, tapi pada siang hari. “Malam-malam begini sedikitlah orang yang keluar,” katanya. “Kadang-kadang anak-anak lewat di sini kalau minggu pagi. Mereka mainkan klakson. Mereka tidak mengganggu saya. Mereka selalu melambaikan tangan.”

Pekerja malam hari itu pernah satu kali menjadi penjaga tetangga yang sedang tidur dari kejahatan. Ketika suatu ketika ia sedang menyapu, Nyonya Sulaiman melihat seorang pria yang bersembunyi di balik semak. “Maka saya masuk lagi dan menelpon polisi. Kedua polisi yang baik hati ini datang dua menit kemudian dan menangkap orang itu, yang sedang merangkak ke jendela tetangga sebelah.”

Pada siang hari tetangga di kiri kanan rumahnya dan sepanjang gang itu memanggil Nonya Sulaiman “nenek”. Matanya sayu penuh perasaan bila bercerita tentang tetangganya. “Mereka baik-baik,” katanya. “Anak-anak memanggil saya nenek dan selalu datang pada saya. Saya bikinkan kue untuk mereka, asal ibu mereka tidak melarang. Pria di sini juga baik-baik, membantu saya mengangkat barang-barang. Malah mereka mengecat rumah saya dengan gratis.”

Tetangganya, para wanita, merawat Nyonya Sulaiman ketika ia agak sakit bulan Januari lalu. “Tidak banyak wanita tua yang beruntung seperti saya ini, “ katanya. “Mungkin saya sudah tua, tapi saya berusaha berpikir muda. Itulah kunci hidup supaya menyenangkan, berpikir muda.” *****

1) Diskusi :

• Bandingkan feature ini dengan feature pertama (Bidan dari Beting), apakah kesamaan keduanya?

• Simaklah kekuatan-kekuatan sebuah feature dalam keduanya : fokus, lead, deskripsi, kutipan, penggunaan majas (stilistika), anekdot (bila tidak ada mungkin carilah sebuah cerita sisipan yang menggambarkan kekuatan karakter tokoh).

2) Inspirasi hari ini :

Bahan penulisan feature ada di sekitar kita, bergantung peka tidaknya kalian “menangkap” topik itu. Feature dengan nilai human interest menjadi menarik bila kita mampu mengungkap kedalaman filosofis pada peristiwa kehidupan rutin yang sederhana ini. Cobalah buat sebuah feature / personality profile feature tentang orang-orang sederhana di sekitarmu : penjaga palang kereta api, buruh pemecah batu (tak begitu jauh di belakang kampus kita ini, sungguh pekerjaan berat dan penuh resiko), penjaga kamar mayat rumah sakit, pemijat tuna netra yang tiap malam mangkal di pusat kota, dsb. Tunjukkan pada saya, kita berlatih bersama. Ingat : mahasiswa saya tidak ada yang bodoh, cuma beberapa di antaranya pemalas dan minimalis ! Untuk yang terakhir ini saya tidak sungkan-sungkan memberi nilai yang juga jenaka dan riang gembira.

About these ads

About Veronika Gunartati

http://veronikacloset.wordpress.com/about-me/

Posted on 21 March 2010, in Ruang Belajar and tagged , , , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. trimaksih ….sukses selalu…salam kenal

    Like

Silakan tulis komentar

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 510 other followers

%d bloggers like this: